Sidang Perdana Praperadilan Atas Tersangka Kasus Mesjid Raya Buol

indonesiasatu, 29 Jul 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL- Tersangka dugaan kasus korupsi proyek pembangunan mesjid raya buol HBDH mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kejari Buol Senin 17/29/2019 

Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) Pada dinas PUPR kabupaten buol itu yang dijadikan tersangka atas dugaan kasus korupsi pembangunan rumah ibada tahun anggaran 2017 Mengajukan praperadilan guna melakukan langkah uji materi terhadap penetepan dirinya sebagai tersangka.

Sidang praperadilan itu dilaksanakan di PN Biol dipimpin oleh Hakim Lukman Akhmad SH atas Gugatan praperadilan yang diajukan Melalui kuasa hukumnya Amerullah SH bersama Tim atas statusnya yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik kejari buol pekan lalu

Kuasa hukum HBDH Yang Diwakili Akbar Mamase SH menjelaskan terkait Langkah tersebut diambil atas adanya kenjanggalan terhadap Penetetapan tersangka atas kliennya

"Tadi merupakan sidang perdana yang dihadiri pihak kedua belah pihak dan Pembacaan permohonan praperadilan yang jawaban dari pihak kejaksaan"kata kuasa hukum HABH,Akbar Mamase Bersama Metia SH kepeda media indonesiasatu.co.id

Menurut Akbar, kliennya mengajukan gugatan praperadilan karena merasa penetapan tersangka tersebut terdapat kejanggalan dalan proses penyidikan

"Klien saya ditersangkakan atas dugaan kasus korupsi pembangunan mesjid raya buol kami menemukan sejumlah kejanggalan terhadap proses penyidikan diantaranya penetapan tersangka dan pemanggilan secara bersamaan(diwaktu yang sama)sehingga inilah yang kami uji apakah sudah sesuai prosedurnya atau tidak"kata Akbar

Menurutnya, penetapan tersangka itu belum memiliki bukti yang kuat.Karena itu, tersangka HBDH mengajukan praperadilan.

Sementara itu diberitakan sebelumnya penetapan tersangkah oleh penyidik kejari buol melalui ketua tim penyidik Noviar Rizali SH menjelaskan terkait penetapan tiga orang tersangka berdasarkan dua alat bukti ya'ni keterangan saksi serta sejumlah dokumen.

"Penetapan terhadap tiga orang tersebut berdasarkan dua alat bukti yaitu keterangan dari 16 saksi serta sejumlah dokumen"kata Noviar

Sidang tersebut akan diagendakan secara bertahap setiap hari dimulai sejak sidang perdana selama satu minggu masing-masing pihak pemohon dan termohon diminta oleh majelis hakim untuk memenuhi segala dokumen yang dibutuhkan selama persidangan.sebab pada hari rabu tanggal 31/7/2019 akan dilakukan pembuktian masing-masing pemohon menghadirkan saksi sebanyak dua orang. 

Hal tersebut disampaikan oleh Hakim Lukman Akhmad saat mempin sidang

"Sidang ini akan dilakukan selama seminggu ya jadi masing-masing pemohon dan termohon untuk mempersiapkan segala yang yang dibutuhkan selama persidangan."jelas Lukman

(Rahmat)


 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.